Jurnal Raudhatul Athfal Al-Inshof
https://ra.jurnal.al-inshof.com/index.php/jrai
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="316" data-end="718"><strong data-start="316" data-end="360">Jurnal Raudhatul Athfal Al-Inshof (JRAI)</strong> merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan sebagai wadah kajian keislaman interdisipliner dan inovasi pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini memuat artikel ilmiah yang membahas berbagai kajian yang berkaitan dengan keislaman, pendidikan Islam anak usia dini, sosial dan humaniora, ekonomi syariah, serta inovasi dan pengembangan dalam pendidikan Islam.</p> <p data-start="723" data-end="1280">Jurnal Raudhatul Athfal Al-Inshof memiliki ruang lingkup yang meliputi: <strong data-start="795" data-end="819">(1) Kajian Keislaman</strong>, seperti Al-Qur'an dan Tafsir, Hadis, Aqidah, Fikih, dan Pemikiran Islam; <strong data-start="894" data-end="933">(2) Pendidikan Islam Anak Usia Dini</strong>, meliputi kurikulum, pembelajaran, dan pengembangan anak; <strong data-start="992" data-end="1018">(3) Sosial & Humaniora</strong>, meliputi sosiologi Islam, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat; <strong data-start="1083" data-end="1106">(4) Ekonomi Syariah</strong>, meliputi ekonomi Islam, keuangan syariah, dan kewirausahaan; serta <strong data-start="1175" data-end="1205">(5) Inovasi & Pengembangan</strong>, meliputi inovasi pendidikan, teknologi, dan manajemen pendidikan Islam.</p> <p data-start="1285" data-end="1518">Jurnal ini diharapkan menjadi media publikasi ilmiah bagi akademisi, peneliti, pendidik, praktisi, dan pihak lain yang memiliki perhatian terhadap pengembangan keilmuan Islam dan pendidikan Islam, khususnya pendidikan anak usia dini.</p>Yayasan Pendidikan dan Kajian Islam Al-Inshofid-IDJurnal Raudhatul Athfal Al-InshofPenerapan Penerapan Metode Bercerita Islami Untuk Meningkatkan Karakter Religius Anak Kelompok B Ra Al-Inshof
https://ra.jurnal.al-inshof.com/index.php/jrai/article/view/1
<p>Perkembangan karakter religius pada anak usia dini merupakan salah satu tujuan utama pendidikan Islam dan memerlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode storytelling Islami dalam meningkatkan karakter religius peserta didik Kelompok B di RA Al-Inshof pada tahun ajaran 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 23 peserta didik Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian karakter religius, kemudian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan teknik persentase yang didukung oleh deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode storytelling Islami secara signifikan meningkatkan karakter religius peserta didik, yaitu dari 54% pada tahap pra-siklus menjadi 72% pada Siklus I dan 86% pada Siklus II, sehingga melampaui kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan. Peningkatan tersebut tercermin dalam meningkatnya kebiasaan peserta didik dalam mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, menghormati guru dan teman sebaya, menunjukkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian cerita Islami dengan pembiasaan, keteladanan, diskusi reflektif, dan penguatan perilaku positif dapat menginternalisasi nilai-nilai religius secara lebih efektif dibandingkan pendekatan pembelajaran yang lebih dominan secara verbal. Penelitian ini menegaskan bahwa metode storytelling Islami merupakan strategi pedagogis yang relevan untuk memperkuat perkembangan karakter religius pada pendidikan anak usia dini serta dapat menjadi alternatif pendekatan dalam Pendidikan Agama Islam yang kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada pembiasaan nilai.</p>AsrowiUlfatun Ni'mahHaya Yumna 'Ilmin Auliya
Hak Cipta (c) 2026 Asrowi, Ulfatun, Haya
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-192026-08-1911Penerapan Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Kemampuan Praktik Wudu Anak Kelompok B Ra Al-Inshof
https://ra.jurnal.al-inshof.com/index.php/jrai/article/view/2
<p>Kemampuan melaksanakan wudu merupakan salah satu kompetensi dasar dalam Pendidikan Agama Islam yang perlu diperkenalkan sejak usia dini sebagai landasan dalam membentuk kebiasaan beribadah peserta didik. Namun, pembelajaran praktik wudu pada anak usia dini sering menghadapi berbagai tantangan, terutama karena peserta didik masih berada pada tahap perkembangan kognitif konkret sehingga membutuhkan pengalaman belajar yang langsung, visual, dan demonstratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode demonstrasi dalam meningkatkan kemampuan praktik wudu peserta didik Kelompok B di RA Al-Inshof pada tahun ajaran 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 23 peserta didik Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian praktik wudu, kemudian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan menghitung persentase pencapaian indikator kompetensi praktik wudu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan praktik wudu peserta didik secara bertahap, yaitu dari 51% pada tahap pra-siklus menjadi 71% pada Siklus I dan 87% pada Siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode demonstrasi memberikan pengalaman belajar yang konkret sehingga peserta didik dapat memahami urutan, bacaan, dan gerakan wudu dengan lebih tepat. Dengan demikian, metode demonstrasi efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam bagi anak usia dini, khususnya untuk mengembangkan keterampilan praktik ibadah dan membentuk kebiasaan religius yang berkelanjutan</p>AsrowiUlfatun Ni'mahHamdatul Rohmah
Hak Cipta (c) 2026 Asrowi, Ulfatun, Hamdatul
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-192026-08-1911Penerapan Penerapan Metode Pembiasaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pelaksanaan Salat Dhuha Pada Anak Kelompok B
https://ra.jurnal.al-inshof.com/index.php/jrai/article/view/3
<p>Peningkatan kedisiplinan dalam melaksanakan salat Dhuha pada anak usia dini merupakan upaya strategis untuk menumbuhkan karakter religius sejak dini melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada Kelompok B di RA Al-Inshof pada tahun ajaran 2025–2026 dan terdiri atas dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada kedisiplinan peserta didik dalam melaksanakan salat Dhuha pada setiap siklus. Persentase peserta didik yang menunjukkan perilaku disiplin meningkat dari 43,48% pada tahap pra-siklus menjadi 71,00% pada Siklus I dan kembali meningkat menjadi 92,93% pada Siklus II, sehingga mencapai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan peserta didik datang tepat waktu, melaksanakan wudu secara mandiri, membentuk barisan salat dengan tertib, mengikuti gerakan imam dengan benar, menjaga perhatian dan ketertiban selama salat, membaca doa setelah salat, serta mematuhi aturan kegiatan yang telah ditetapkan. Keberhasilan tindakan didukung oleh keteladanan guru yang konsisten, penerapan penguatan positif, pemberian tanggung jawab kepada peserta didik, refleksi pembelajaran secara berkelanjutan, serta kerja sama yang efektif antara sekolah dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan efektif dalam meningkatkan kedisiplinan pelaksanaan salat Dhuha sekaligus menumbuhkan karakter religius pada anak usia dini melalui pengulangan yang sistematis dan berkelanjutan, keteladanan, serta penguatan positif.</p>AsrowiHaya Yumna 'Ilmin AuliyaKurniawati
Hak Cipta (c) 2026 Asrowi, Haya, Kurniawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-192026-08-1911Penerapan Penerapan Metode Bernyanyi Islami Untuk Meningkatkan Hafalan Doa Harian Anak Kelompok A Ra Al-Inshof
https://ra.jurnal.al-inshof.com/index.php/jrai/article/view/4
<p>Hafalan doa sehari-hari merupakan salah satu kompetensi dasar dalam Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini dan berperan penting dalam membentuk kebiasaan beribadah sejak dini. Namun, menghafal doa dapat menjadi tantangan karena kemampuan konsentrasi dan daya ingat anak masih dalam tahap perkembangan, terutama apabila pembelajaran lebih banyak mengandalkan pengulangan secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bernyanyi Islami dalam meningkatkan kemampuan menghafal doa sehari-hari pada anak Kelompok A di RA Al-Inshof pada tahun ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 22 anak Kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, penilaian unjuk kerja, dan lembar penilaian hafalan doa sehari-hari. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan teknik persentase yang didukung oleh deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi Islami secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam menghafal doa sehari-hari, yaitu dari 55% pada tahap pra-siklus menjadi 76% pada Siklus I dan 92% pada Siklus II, sehingga melampaui kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan sebesar 85%. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan anak dalam menghafal doa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran, sebelum dan sesudah makan, ketika masuk dan keluar kelas, sebelum tidur, serta ketika bercermin, dengan pelafalan yang lebih tepat, lebih lancar, dan disertai peningkatan rasa percaya diri. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian lagu-lagu Islami dengan gerakan, pengulangan, permainan edukatif, dan pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari dapat meningkatkan daya ingat dan motivasi belajar anak secara lebih efektif dibandingkan pendekatan pembelajaran berbasis ceramah. Penelitian ini menegaskan bahwa metode bernyanyi Islami merupakan strategi pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak untuk meningkatkan kemampuan menghafal doa sehari-hari pada pendidikan anak usia dini.</p>AsrowiUlfatun Ni'mahSiti Saodah
Hak Cipta (c) 2026 Asrowi, Ulfatun, Siti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-192026-08-1911Penggunaan Penggunaan Media Big Book Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B1 RA Al-Inshof Tahun Pelajaran 2025/2026
https://ra.jurnal.al-inshof.com/index.php/jrai/article/view/5
<p>Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek fundamental dalam perkembangan bahasa yang perlu dikembangkan secara optimal pada anak usia dini karena berperan penting dalam kemampuan anak untuk berkomunikasi, bersosialisasi, serta mengungkapkan gagasan dan perasaan. Hasil observasi awal pada Kelompok B1 di RA Al-Inshof menunjukkan bahwa kemampuan berbicara peserta didik masih relatif rendah. Sebagian besar peserta didik masih enggan mengungkapkan pendapat, memiliki kosakata yang terbatas, serta mengalami kesulitan dalam menceritakan kembali suatu cerita, sehingga ketuntasan belajar secara klasikal hanya mencapai 53%. Upaya peningkatan dilakukan melalui penggunaan media Big Book dalam pembelajaran bahasa dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 25 peserta didik Kelompok B1 di RA Al-Inshof pada tahun ajaran 2025–2026. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian unjuk kerja, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Kriteria keberhasilan penelitian ditetapkan apabila minimal 80% peserta didik mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Big Book secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik. Ketuntasan belajar meningkat dari 53% pada tahap pra-siklus menjadi 77% pada Siklus I dan kembali meningkat menjadi 91% pada Siklus II. Selain meningkatkan ketuntasan belajar, penggunaan media Big Book juga meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dalam berbicara, kelancaran berkomunikasi, penguasaan kosakata, kemampuan menyusun kalimat sederhana, serta kemampuan menceritakan kembali suatu cerita secara runtut. Dengan demikian, media Big Book dapat menjadi alternatif media pembelajaran bahasa yang efektif dalam pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan kemampuan berbicara melalui proses pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan.</p>AsrowiHaya Yumna 'Ilmin AuliyaFuji Astuti
Hak Cipta (c) 2026 Asrowi, Haya, Fuji
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-192026-08-1911