Penerapan Penerapan Metode Bernyanyi Islami Untuk Meningkatkan Hafalan Doa Harian Anak Kelompok A Ra Al-Inshof
Kata Kunci:
Metode Bernyanyi Islami, Hafalan Doa Sehari-hari, Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Agama IslamAbstrak
Hafalan doa sehari-hari merupakan salah satu kompetensi dasar dalam Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini dan berperan penting dalam membentuk kebiasaan beribadah sejak dini. Namun, menghafal doa dapat menjadi tantangan karena kemampuan konsentrasi dan daya ingat anak masih dalam tahap perkembangan, terutama apabila pembelajaran lebih banyak mengandalkan pengulangan secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bernyanyi Islami dalam meningkatkan kemampuan menghafal doa sehari-hari pada anak Kelompok A di RA Al-Inshof pada tahun ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 22 anak Kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, penilaian unjuk kerja, dan lembar penilaian hafalan doa sehari-hari. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan teknik persentase yang didukung oleh deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi Islami secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam menghafal doa sehari-hari, yaitu dari 55% pada tahap pra-siklus menjadi 76% pada Siklus I dan 92% pada Siklus II, sehingga melampaui kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan sebesar 85%. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan anak dalam menghafal doa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran, sebelum dan sesudah makan, ketika masuk dan keluar kelas, sebelum tidur, serta ketika bercermin, dengan pelafalan yang lebih tepat, lebih lancar, dan disertai peningkatan rasa percaya diri. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian lagu-lagu Islami dengan gerakan, pengulangan, permainan edukatif, dan pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari dapat meningkatkan daya ingat dan motivasi belajar anak secara lebih efektif dibandingkan pendekatan pembelajaran berbasis ceramah. Penelitian ini menegaskan bahwa metode bernyanyi Islami merupakan strategi pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak untuk meningkatkan kemampuan menghafal doa sehari-hari pada pendidikan anak usia dini.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Asrowi, Ulfatun, Siti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.